5.7.13

Bekerjasama Menggunakan Karunia yang Berbeda-beda

Bekerjasama menggunakan karunia yang berbeda..

Setiap manusia pada dasarnya diberikan talenta, kemampuan, maupun bakat/potensi yang beraneka ragam. Talenta atau karunia itu ada untuk kita kelola dan kembangkan, dan kita pakai untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan (bdk. Mat. 25:14-30). Namun seringkali kita sulit untuk melihat potensi ataupun karunia yang kita miliki, kita bahkan enggan untuk mengelola segala potensi yang kita miliki itu.  Potensi atau karunia yang kita miliki itu sejatinya kita pakai bersama untuk ikut serta dalam membangun dan pembangunan jemaat, tanpa keikutsertaan kita, maka, jangan berharap dan bermimpi kita memiliki gereja yang "maju".

Memajukan gereja adalah kerinduan tiap kita. Namun, permasalahannya adalah apakah ketika kita telah ikut serta memajukan jemaat kita, kita akan 'bebas' dari persoalan? Tentu tidak, justru dari situlah kita akan semakin banyak belajar untuk terus mengelola pembangunan gereja ditengah kepelbagaian karunia/talenta/potensi yang ada dijemaat. Bekerjasama, menjadi kunci kita untuk mewujudkan pembangunan jemaat sekaligus dalam mendayagunakan talenta kita dalam kehidupan berjemaat. Hindari sikap egoistik dan individualistik, bukan aku atau saya, tapi KITA! Bekerjasama dalam kehidupan gereja maupun masyarakat, merupakan panggilan kita sebagai sebuah komunitas iman, untuk terus mewujudkan misi Allah (Missio Dei) dalam kepelbagaian potensi dan karunia-karunia jemaat. 

»»  READMORE...

17.7.11

Urusan 'si' Pribadi !

Suatu hari,ada sepasang sahabat yang bercengkrama...
mereka bernama Budi dan Adi..

Budi berkata pada Adi
Budi: heh di, kamu kenal kan sama si Rendi??
Adi: kenallah, dia kan teman sebangkuku di SMA.Emg ada apa dg dia??
Budi:ehmmm... gni...... eemmm...eitzz tapi jgn bilang siapa2 ya...
Adi: oke.. Emang ada apa sih??Budi: ini masalah pribadi soalnya!!!
Adi: lhohh??? katanya masalahnya Rendi? koq malah ngomongin si Pribadi??kalo ngomongin maslaah si pribadi jgn sama aku, aku ga kenal sama si pribadi
Budi: aah kamu... bukan gitu.. ini masalah rahasianya si Rendi...

anekdot "itu urusan pribadi" masuk akal juga untuk mengingatkan kita bahwa kita tidak perlu mengurusi urusan orang lain yang memang bukan urusan kita. seperti menggosipkan keburukan orang lain / mencritakan aib orang lain pada khalayak. Apalagi kita pasti tidak mau jadi bahan pembicaraan orang lain...

Pertanyaannya : Mampukah kita menahan "rasa ingin tahu" yang berlebih itu ??



(Written by: Yohanes Putra Pratama)
»»  READMORE...

Berhasil, Masalah, dan Hadiah

Apa yg kita raih sekarang adalah hasil dari usaha-usaha kecil yang kita lakukan trus menerus. KeBERHASILan bukan sesuatu yang datang begitu saja. Bila kita yakin pada Tujuan dan Jalan kita, maka kita harus memiliki ketekunan untuk berusaha. Ketekunan adalah kemampuan kita untuk bertahan di tengah tekanan dan kesulitan. Jangan hanya berhenti pada langkah pertama!

Bila kita menganggap MASALAH sebagai BEBAN, kita mungkin akan menghindarinya. Bila kita menganggap MASALAH sebagai TANTANGAN, kita mungkin akan menghadapinya. Namun, MASALAH adalah HADIAH yang dapat kita terima dengan sukacita. Dengan pandangan tajam, kita melihat keBERHASILan dibalik setiap MASALAH.

MASALAH adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi. Maka, HADAPILAH dan UBAHLAH menjadi kekuatan untuk BERHASIL. Tanpa MASALAH,kita tak layak memasuki jalur keBERHASILan. Bahkan hidup ini pun MASALAH, karena itu terimalah sebagai HADIAH !!

Sekarang pertanyaannya: mampukah kita menerima MASALAH sebagai HADIAH ??
Hanya dengan menyerahkan smua pada Tuhan kita akan MAMPU !!
Mat 11:28-30


 (written by: Yohanes Putra Pratama)
»»  READMORE...